BANJARNEGARA — Para santri sekaligus siswa dari MTs Muhammadiyah Merden / Ponpes Daarul Falaah Muhammadiyah Merden sukses mengukir prestasi gemilang dalam ajang Olimpiade Bahasa Arab (OBA) tingkat Kabupaten Banjarnegara. Tidak tanggung-tanggung, tiga posisi juara teratas disapu bersih oleh kontingen dari madrasah tersebut.
Berdasarkan hasil kompetisi tingkat kabupaten, peringkat 1 diraih oleh Diva Anggraini, peringkat 2 Devita Marchelina, dan M. Kayyis Atsaqofi peringkat 3.
Di bawah bimbingan pembina Ustaz. Citra Putra Raharjo, S.Fil.I, ketiga santri ini berhasil menunjukkan keunggulannya dalam penguasaan dan kecakapan Bahasa Arab. Atas capaian luar biasa ini, mereka dipastikan melangkah ke tahap selanjutnya untuk mewakili Kabupaten Banjarnegara di Olimpiade Bahasa Arab tingkat Provinsi Jawa Tengah yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Magelang pada 29–30 Agustus 2026.
Kepala MTs Muhammadiyah Merden, H. Soleh Santosa, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para santri dan pembimbing yang telah berjuang membawa nama harum madrasah dan pondok pesantren.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas capaian luar biasa anak-anak kita. Keberhasilan menyapu bersih Juara 1, 2, dan 3 di tingkat kabupaten ini merupakan bukti dari semangat belajar dan ketekunan para santri, serta dedikasi luar biasa dari ustaz pembimbing,” ujar Soleh Santosa.
Ia juga berpesan agar para siswa tetap rendah hati dan menjaga fokus menjelang laga di tingkat Jawa Tengah.
“Perjuangan belum selesai. Tingkat provinsi di Magelang tentu tantangannya akan lebih kompetitif. Mohon doa dan dukungan dari seluruh keluarga besar Muhammadiyah serta masyarakat Banjarnegara agar santri-santri kita diberikan kelancaran dan bisa membawa pulang hasil terbaik,” tambahnya.
Rasa syukur dan haru juga diungkapkan oleh Diva Anggraini, santri yang berhasil menyabet Juara 1 pada ajang ini. Bagi Mahmud dan rekan-rekannya, hasil ini adalah buah dari kerja keras dan bimbingan intensif yang mereka jalani selama persiapan.
“Perasaannya sangat senang dan tidak menyangka bisa meraih Juara 1. Semua ini berkat doa orang tua, bimbingan dari para guru dan ustaz, serta dukungan dari Kepala Madrasah, Pengasuh dan teman-teman di pesantren. Perlombaan di tingkat kabupaten kemarin sungguh melatih mental kami,” ungkap Diva.
Menghadapi putaran provinsi di Magelang akhir Agustus mendatang, Diva mewakili rekan-rekannya menyatakan kesiapannya untuk kembali memberikan yang terbaik.
Kontributor: Faiz Albar D, Lc
Editor: Dhimas



