Pengajian Akbar Milad 1 Abad Madrasah Diniyah Muhammadiyah Batur: Refleksi dan Aksi Nyata Kepedulian Sesama

Milad 1 abad madrasah diniyah muhammadiyah batur

Ditulis oleh PCM Batur

26 August 2026

BANJARNEGARA — Lapangan Desa Batur menjadi saksi bisu berkumpulnya ribuan lautan manusia dalam balutan suasana khidmat dan penuh kehangatan. Lapangan yang menyimpan ribuan cerita cinta jamaah terhadap persyarikatan tersebut memutih oleh hadirnya para jamaah saat digelarnya Pengajian Akbar Puncak Milad 1 Abad Madrasah Diniyah Muhammadiyah Batur pada Minggu, 23 Agustus 2026.

Tak kurang dari 3.000 warga hadir memadati lokasi. Gelombang massa yang berasal dari jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA), seluruh Organisasi Otonom (Ortom) se-Ranting Batur, hingga tokoh masyarakat dan jemaah umum tampak menyatu tanpa jarak.

Acara yang diprakarsai oleh Madrasah Diniyah Muhammadiyah Batur ini juga mendapat dukungan penuh dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banjarnegara serta jajaran Forkopimda setempat.

Suasana pengajian semakin bernas saat Ustaz Bachtiar Nasir, Lc., M.M., naik ke atas panggung untuk menyampaikan tausiyahnya. Di hadapan ribuan pasang mata, beliau menegaskan pentingnya memperkuat fondasi keislaman di tengah dinamika zaman.

Tidak sekadar menjadi ajang refleksi satu abad perjalanan madrasah, momentum ini juga diwarnai dengan aksi nyata kepedulian sosial. Panitia menggelar penggalangan dana untuk korban bencana gempa Flores dan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Salah satu momen yang paling menyedot perhatian adalah lelang kaligrafi, di mana seluruh hasil penjualan didonasikan sepenuhnya untuk meringankan beban korban gempa Flores.

Memasuki usia ke-100 tahun, pihak panitia menyisipkan pesan mendalam bagi generasi penerus. Penanaman nilai-nilai agama yang dimulai sejak dini melalui madrasah diharapkan mampu menjadi pelajaran yang tertancap kuat di dalam sanubari.

Baca Juga: MUSYCAB PCPM Batur Berlangsung Sukses dan Meriah

Sebab bagi warga Batur, memperingati satu abad madrasah bukan hanya tentang merayakan usia panjang, melainkan meneguhkan kembali pemahaman bahwa ilmu agama adalah akar dari setiap helai perjuangan dan langkah kehidupan.

 

Kontributor: Nur (PCM Batur)

Editor: Dhimas

 

Mungkin Anda Suka