BATUR — Berbagai cara kreatif dan produktif dilakukan oleh jajaran persyarikatan Muhammadiyah di tingkat ranting untuk menguatkan kemandirian organisasi. Seperti yang ditunjukkan oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Karanganyar, Cabang Batur, Banjarnegara. Melalui Majelis Ekonomi, mereka menggelar aksi gotong royong menanam kentang sebagai langkah nyata memperkuat fondasi finansial organisasi dan warga sekitar.
Program penguatan ekonomi berbasis pertanian ini berlangsung maraton selama lima bulan, terhitung sejak Mei hingga September 2026. Berlokasi di lahan pertanian milik salah seorang warga Muhammadiyah yang dipinjamkan secara sukarela kepada PRM Karanganyar, kegiatan ini menjadi simbol sinergi dan kepedulian antaranggota.
Tak kurang dari 200 orang terlibat aktif dalam seluruh tahapan proses. Semangat kebersamaan tampak memadukan unsur warga Muhammadiyah, ‘Aisyiyah, Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah (PRPM), hingga Pimpinan Ranting Nasyiatul ‘Aisyiyah (PRNA). Mereka bergotong royong mulai dari mengumpulkan modal awal usaha, mengolah tanah, menanam, merawat tanaman, hingga nantinya memanen dan mengoperasionalkan penjualan hasil panen kentang ke pasaran.
Kegiatan bernilai ekonomis ini pun mendapat dukungan penuh dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Batur yang senantiasa memberikan pengarahan strategis agar tata kelola usaha berjalan optimal dan transparan.
Pihak panitia sekaligus pengurus PRM Karanganyar berharap, keberhasilan program ini mampu menguatkan perekonomian internal organisasi sekaligus memberi dampak positif bagi perekonomian warga.
Melalui kemandirian ekonomi yang terbangun dari sektor pertanian lokal ini, PRM Karanganyar bertekad agar berbagai agenda dakwah dan upaya memakmurkan jemaah dapat terus terlaksana secara berkelanjutan. Target jangka panjangnya, tingkat kemandirian finansial warga kian meningkat sehingga angka penerima zakat (mustahik) di wilayah setempat dapat terus ditekan.
Kontributor: Nurodin
Editor: Dhimas



