Tim Tapak Suci Daarul Falaah Merden Borong 11 Medali di Kejuaraan Pencak Silat Temanggung Championship

Ditulis oleh PCM Merden

7 October 2026

TEMANGGUNG — Prestasi membanggakan kembali diukir oleh para pesilat muda dari Pesantren Daarul Falaah Muhammadiyah Merden. Dalam ajang Temanggung Championship 2026 di GOR Indor Pemkab Temanggung Jumat-Sabtu (2-3/10) Kontingen Tapak Suci Daarul Falaah sukses memboyong total 11 medali yang terdiri dari 5 medali emas dan 6 medali perunggu. Tak hanya itu, salah satu atletnya yang juga merupakan Pembina Tim Tapak Suci Daarul Falaah berhasil dinobatkan sebagai Pesilat Terbaik Kategori Dewasa.

Torehan medali emas disumbangkan oleh Aninda Nafahra (Kelas E Putri Pra Remaja), Intan Nur Rachmi (Kelas H Putri Pra Remaja), Wafiq Aziz Husaini (Kelas I Putra Pra Remaja), Keshia Affina Nur Ramadhani (Kelas J Putri Pra Remaja), serta Muhammad Faizin (Kelas B Putra Dewasa) sekaligus merangkap gelar Pesilat Terbaik Kategori Dewasa.

Sementara itu, 6 medali perunggu diraih oleh Ikhfina Maulida Turarrahmah (Kelas C Putri Pra Remaja), Yasmin Putri Amriya (Kelas D Putri Pra Remaja), Bellvania Olivia Azzahra (Kelas G Putri Pra Remaja), Nadjwa Vriska Ayu Anata (Kelas H Putri Pra Remaja), Rafa Yafi Hibatullah (Kelas I Putra Remaja), dan Wafi Hammam Abdulloh (Kelas D Putra Remaja).

Pimpinan Pesantren Daarul Falaah Muhammadiyah Merden Ifad Zain Azhar, S.Pd. menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas perjuangan para santrinya. Beliau menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan bukti nyata bahwa pendidikan pesantren mampu menyelaraskan antara ketakwaan, kedisiplinan, dan prestasi olahraga.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas capaian pelatih dan santri-santri kita. Ini adalah buah dari kerja keras, doa, serta kedisiplinan yang ditempa di gelanggang dan di pesantren. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk tetap rendah hati dan terus berbuat baik,” tuturnya.

Senada dengan hal tersebut, Pembina Tapak Suci Pesantren Daarul Falaah, Muhammad Faizin mengungkapkan bahwa kejuaraan ini menjadi sarana pembentukan karakter dan mental juang santri di luar lingkungan pesantren.

“Kejuaraan ini bukan sekadar mengejar medali, melainkan wadah melatih mentalitas, mental juara, dan silaturahmi antarpesilat. Kami bangga dengan perjuangan anak-anak yang tampil maksimal sejak babak penyisihan hingga final,” ungkapnya.

Pembina Tim Tapak Suci Daarul Falaah tersebut menekankan pentingnya evaluasi untuk ajang-ajang berikutnya, meski hasil yang diraih sudah sangat memuaskan.

“Anak-anak bertanding dengan stamina dan ketenangan yang luar biasa. Namun, kami akan tetap melakukan evaluasi agar teknik dan fisik para atlet semakin terasah di kejuaraan mendatang,” jelas Pembina.

Salah satu atlet peraih medali emas, Wafiq Aziz Husaini mengungkapkan rasa harunya atas pencapaian ini. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan penuh pondok pesantren dan para pelatih.

“Saya sangat bersyukur dan tidak menyangka bisa meraih medali emas. Terima kasih kepada Pimpinan Pesantren, Pembina, Pelatih, dan teman-teman yang selalu mendukung. Medali ini saya persembahkan untuk Pesantren Daarul Falaah Muhammadiyah Merden,” ujar Wafiq.

Keberhasilan di Temanggung Championship 2026 ini semakin mempertegas komitmen Pesantren Daarul Falaah Muhammadiyah Merden dalam mendukung bakat para santri di bidang olahraga pencak silat, sekaligus mencetak generasi muda yang tangguh secara fisik, intelektual dan spiritual.

 

Kontributor: Ifad Zain A

Editor Dhimas

Mungkin Anda Suka