MERDEN— Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Merden terus berupaya menghidupkan syiar Islam dan memperkuat pemahaman keagamaan warga persyarikatan melalui kegiatan rutin Kajian Tamatu (Kajian Tarjih Malam Sabtu). Kegiatan ini digelar setiap hari Jumat malam, mulai pukul 20.00 hingga 21.00 WIB, bertempat di Masjid Al-Falah, Karang Kajen, Merden.
Kajian ini menjadi wadah bimbingan ibadah dan muamalah berlandaskan keputusan Majelis Tarjih. Untuk memperkaya khazanah keilmuan para jamaah, pengajian ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, antara lain Ustaz Heri Sunaryo Pengampu Mata Pelajaran Fikih Ponpes Daarul Falaah Muhammadiyah Merden, serta Ustaz Agus Triawan, M.Pd. dari Badan Pembina Pesantren (BPP) Ponpes Daarul Falaah Muhammadiyah Merden.
Ketua PCM Merden, Darsum Asy., S.Pd. menyampaikan bahwa konsistensi penyelenggaraan Kajian Tamatu merupakan komitmen persyarikatan dalam membina umat.
“Kajian Tamatu ini kami hadirkan sebagai ruang belajar yang terbuka bagi seluruh warga Muhammadiyah dan masyarakat umum di Merden. Harapan kami, melalui pemaparan materi dari para ustaz, jamaah tidak hanya sekadar menjalankan ibadah, tetapi juga memahami landasan dan ilmu di baliknya secara mendalam,” ujarnya.
Keberadaan kajian rutin ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar. Suasana kekeluargaan dan penyampaian materi yang lugas membuat jamaah senantiasa antusias memenuhi Masjid Al-Falah setiap akhir pekan.
Salah satu jamaah yang hadir, Anwar Maarif mengungkapkan kesannya usai mengikuti jalannya kajian.
“Kajian ini sangat menyejukkan dan menambah wawasan. Pembahasan hukum-hukum Islam dan fikih ibadahnya disampaikan dengan sangat jelas oleh Ustaz Heri dan Ustaz Agus, sehingga mudah dipahami dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Waktunya yang satu jam di Jumat malam juga sangat pas untuk mengisi waktu luang dengan hal yang bermanfaat,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, PCM Merden berharap Kajian Tamatu ini dapat menjadi langkah efektif dalam pembinaan spiritual yang membawa keberkahan bagi masyarakat dan warga Muhammadiyah.
Kontributor: Ifad Zain Azhar
Editor: Dhimas



