Love Hate Relationship With Muhammadiyah

Muhammadiyah

Ditulis oleh PCM Purwareja-Klampok

29 April 2026

Kami mengenalmu melalui semburat cahaya pagi.
Semburatnya menciptakan wangi candu yang memabukkan.
Namun, ketika kami memilih, gelagat menjengkelkan daripadanya muncul.
Seperti…..
Kekerasan verbal yang tak langsung melukai jiwa.

Muhammadiyah, mengapa engkau berlaku demikian?

Bahkan saat rintik hujan mengenai ranting, cipratannya berserakan karena arah yang abstrak.
Untung saja….
Pak Haedar Nashir masih berbicara lembut; napasnya masih menyebarkan sejuk.

Lihatlah, para pimpinan! Guru-guru kita di akar rumput ini.
Mereka mengais tanah kering, berharap ada kesejukan di tengah kerontang.
Di saat kalian duduk di atas, para penggembira tetap tersenyum, meski lidahnya getir.

Namun, itu tak cukup untuk membuat kami membencimu.
Corak batikmu terlalu indah, seperti senyuman seorang gadis terpelajar.
Lalu bagaimana….
Kami yang akar rumput ini, dapat tetap membersamaimu?
Di saat, rasa cinta dan benci berkolaborasi, di setiap hentakan langkah kami?.

Hijran D.I
Purwareja, 29 April 2026

Mungkin Anda Suka

Antara Aku Dan Muhammadiyah

Antara Aku Dan Muhammadiyah

Setelah berjalan di dalam buram kabut yang kelam Secercah cahaya mentari muncul menyinari hati yang muram Melangkah...

Leher Kaku Penguasa

Leher Kaku Penguasa

Di balik ruangan kedap suara, sang Tuan jabat menandatangani secarik kertas dengan pena tamaknya ‎Ia tersenyum lalu...

Puisi: Jejak Pengabdian

Puisi: Jejak Pengabdian

Kami melangkah bukan untuk memperkaya, Bukan pula mencari nama, Tetapi demi ridha Allah semata, Menjadikan hidup penuh...