Ustaz Nur Fajri Ajak Jemaah Memahami Konsep Insan Berkemajuan

14 July 2026

Komitmen untuk merawat ideologi dan memperkuat literasi keagamaan terus konsisten digelorakan di bumi Wanadadi. Bertempat di Masjid Sabilul Rosyad, Kecamatan Wanadadi, Kabupaten Banjarnegara, gelaran Tabligh Akbar berkala kembali sukses mempertemukan ratusan jemaah dalam majelis ilmu yang sejuk dan mencerahkan.

Acara yang dihelat pada Ahad, 12 Juli 2026 ini menghadirkan tokoh muda nasional, Ustaz Nur Fajri Romadhon, B.Sh., M.A. Beliau merupakan Asisten Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sekaligus Anggota Divisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kehadiran beliau memberikan magnet tersendiri bagi warga persyarikatan dan masyarakat umum di Banjarnegara.

Sinergi dan Antusiasme Lintas Sektoral

Diinisiasi oleh kolaborasi apik antara Pimpinan Pondok Modern Sabilul Rosyad dan Panitia Majelis Tabligh, acara ini menjelma menjadi ruang silaturahim yang hangat.

Gedung dan serambi Masjid Sabilul Rosyad tampak dipadati oleh ratusan jemaah yang hadir secara antusias. Mereka terdiri dari:

  • Keluarga besar Masjid Sabilul Rosyad dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM).
  • Santri Pondok Modern Sabilul Rosyad yang menyimak dengan khidmat.
  • Jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wanadadi beserta seluruh organisasi otonom (Ortom)-nya.
  • Ratusan jemaah dan masyarakat umum dari berbagai penjuru Wanadadi.

Sinergi kuat juga terlihat dari dukungan penuh PP Muhammadiyah serta jajaran struktural PCM dan Ortom setempat yang memastikan acara berjalan tertib dan dinamis.

Mengupas Tuntas Formulasi “Insan Berkemajuan”

Mengangkat tema sentral “Insan Berkemajuan”, Ustaz Nur Fajri Romadhon membedah konsep teologis dan sosiologis yang menjadi ruh gerakan Muhammadiyah. Kajian keislaman ini dikemas secara interaktif, memancing daya kritis jemaah melalui beberapa poin ulasan mendalam:

  1. Metodologi Berpikir Islam Maju: Bagaimana umat Islam dituntut untuk berorientasi ke depan (futuristik), adaptif terhadap zaman, namun tetap kokoh pada prinsip dasar agama.
  2. Konsep Wasathiyah: Menitikberatkan pada sikap moderat, tidak ekstrem kiri maupun kanan, sebagai jalan tengah yang membawa ketenteraman sosial.
  3. Prinsip Rahmatan lil ‘Alamin: Implementasi nyata nilai-nilai Islam sebagai rahmat dan solusi konkret bagi seluruh semesta alam.

Antusiasme jemaah semakin memuncak saat memasuki sesi tanya jawab. Berbagai persoalan keagamaan kontemporer ditanyakan langsung oleh jemaah dan dijawab secara lugas, ilmiah, serta berbasis dalil oleh narasumber.

Konsistensi Dakwah Menuju Husnul Khotimah

Agenda ini bukanlah seremoni sekali jalan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rantai pengajian akbar berkala yang telah diistiqomahkan selama bertahun-tahun oleh Pondok Modern Sabilul Rosyad.

Melalui konsistensi ini, panitia penyelenggara menaruh harapan besar agar dakwah yang disampaikan mampu meresap ke dalam laku hidup sehari-hari.

“Tujuan utama kita adalah mengajak dan mengedukasi seluruh elemen umat agar senantiasa kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah. Dengan begitu, kita bisa membentuk pribadi muslim-muslimah yang istiqomah dalam kebaikan, hingga kelak meraih akhir yang baik (husnul khotimah),” pungkas pihak panitia di akhir acara.

 

Kontributor: Tim Media Sekretariat PDM Banjarnegara

Editor: Dhimas

Mungkin Anda Suka