Sambangi Kampus 2 SMP Muhammadiyah Rakit. Abdul Mu’ti: Pemerintah Berkomitmen Meningkatkan Kualitas Pendidikan

Ditulis oleh PCM Kalibening

28 January 2026

Pingit, 26/Jan/2026 – Kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, berhasil menambah keyakinan warga persyarikatan untuk tetap berikhtiar dalam meningkatkan pendidikan di Indonesia.

Dalam Rangka Peresmian Sekolah Penerima Revitalisasi dan Peresmian Asrama Putra Pondok Al Madina, Abdul Mu’ti hadir beserta rombongan, didampingi oleh Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana dan Ketua PDM Banjarnegara Drs. H. Sobri.

Dalam sambutan pembuka, Ketua PDM Banjarnegara Drs. H. Sobri menuturkan bahwa Muhammadiyah Banjarnegara memiliki 97 AUM Pendidikan, 3 AUM Kesehatan serta AUM Sosial dan AUM Ekonomi. Hal ini merupakan gambaran dari pergerakan persyarikatan Muhammadiyah.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Kemendikdasmen atas bantuan revitalisasi pembangunan ini, sehingga sarana dan prasarana AUM Pendidikan di Banjarnegara semakin lengkap.‎

‎”Terima kasih, Pak Menteri atas bantuan revitalisasi ini, sehingga sarana prasarana akan semakin lengkap,“ ucap Sobri.

‎Pihaknya juga mengapresiasi kepada Muwaqif yang mewaqafkan tanahnya kepada SMP Muhammadiyah Rakit

“Kami mengapresiasi kepada pak Seger, atas wakafnya kepada SMP Muhammadiyah Rakit. insyaallah pahalanya menjadi jariyah,” terangnya.

Sobri juga mengajak kepada seluruh warga persyarikatan untuk tidak takut mendermakan harta di jalan Allah, sehingga kita tidak hanya menikmati harta di dunia tetapi juga menikmati harta di akhirat.

‎”Mari nikmati harta kita di dunia dan di akhirat.” Pungkas Sobri.

Arahan dari Prof Abdul Mu’ti.

‎Pada kesempatan yang sama, Abdul Mu’ti selaku Mendikdasmen mengucapak Selamat kepada SMP Muhammadiyah Rakit yang telah mendapatkan bantuan revitalisasi senilai 4.5 milyar. Pencapaian ini bukan karena Mentri pendidikan dari kalangan Muhammadiyah, tapi hal ini merupakan prestasi persyarikatan yang berupaya memenuhi aspek yang diperlukan.

‎”Terima kasih kepada Waqif yang telah mewaqafkan tanahnya untuk pendidikan, semoga menjadi berkah dan pahala jariyah yang terus mengalir,” tutur Abdul Mu’ti.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan kualitas SDM, di mana pilihan utamanya adalah melalui pendidikan.

‎”Pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan guru, revitalisasi sekolah dan kualitas pembelajaran seperti coding dan ai, deep learning, lalu membangun sekolah yang aman dan nyaman,”

‎Dirinya juga menekankan prisip bahwa semuan anak sekolah merupakan anak bangsa. Prinsipnya sekolah swasta bukan anak tiri pemerintah, siswa swasta juga bukan kompetitor negeri, tapi swasta adalah mitra pemerintah.

‎Semua yang sekolah di swasta adalah anak bangsa, sehingga sekolah swasta perlu mengikuti kurikulum dari pemerintah.

‎Ia juga mengungkapkan bahwa, manusia unggul adalah, lama belajar, layanan kesehatan dan sarana pendukung kehidupan menuju kesejahteraan.

‎ Untuk mendidik seorang anak, membutuhkan orang satu kampung, “pepatah Afrika”

‎Beberapa daerah, 7 kebiasaan Indonesia hebat, daerah dikembangan dengan berbagai layanan komunikasi, sehingga sekolah dapat mengontrol kebiasaan anak.

Nilai TKA untuk Penilaian PPDB

Nilai TKA akan menjadi salah satu komponen dalam penerimaan peserta didik. sehingga TKA menjadi tujuan agar anak sekolah mau belajar dengan baik.

‎”Sehingga tidak ada anak yang bisa naik kelas padahal di sekolah kerjaannya tidur,” kelakar Abdul Mu’ti hingga membuat jamaah tertawa.‎

Perbaiki Numerasi.

‎‎Masalah akan selesai jika kita mencari solusi, bukan mencari kambing hitam. Sehingga Pendidikan bukan spending, tapi investasi di masa depan.

‎Pihaknya jiga berkomitmen untik meningkatkan peningkatan kualifikasi guru, sehingga guru yang belum sarjana berhak mengikuti program S1, selama 1-2 tahun, LPL rekognisi pembelajaran lampau, dengan beasiswa 3 juta.

 

Kontribror: Dhimas

 

Mungkin Anda Suka