Pengajian Ahad Pon PCM Pandanarum dan Kalibening Menggelegar di Ranting Muhammadiyah Getas, Dirangkaikan Peresmian Kantor Kas Pandanarum KSPPS BTM Banjarnegara Cabang Kalibening

pcm pandanarum

Ditulis oleh PCM Kalibening

10 August 2026

BANJARNEGARA, 09-0-2026 – Semangat syiar Islam dan penguatan ekonomi syariah membahana di Ranting Muhammadiyah Getas. Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pandanarum dan Kalibening sukses menggelar Majelis Pengajian Ahad Pon yang dirangkaikan secara khidmat dengan Peresmian Kantor Kas Pandanarum KSPPS Baitul Tamwil Muhammadiyah (BTM) Banjarnegara Cabang Kalibening.

Acara yang dipadati ribuan jemaah ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banjarnegara, Anggota DPRD Kabupaten Banjarnegara, Camat Pandanarum beserta Forkopimcam (termasuk Kapolsek baru AKP Fauzi), para Kepala Desa, Ketua MUI Kecamatan, pengurus BTM, serta jajaran Pimpinan Cabang/Ranting Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, dan Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Turut hadir pula perwakilan organisasi kemasyarakatan lain seperti NU dan Syarikat Islam (SI).

Dalam laporan panitia yang disampaikan oleh Andi Bahtiar, S.E., dipaparkan bahwa kehadiran BTM Banjarnegara Kantor Kas Pandanarum merupakan langkah konkrit kemandirian ekonomi umat.

“Dakwah Muhammadiyah tidak hanya berbicara tentang pendidikan dan keagamaan, tetapi juga bagaimana membangun kemandirian ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menghadirkan kemanfaatan bagi umat,” tegas Andi Bahtiar.

​Dalam sambutannya, Ketua PCM Pandanarum, Hamdani, S.Ag., M.M., menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja keras panitia dan warga Ranting Getas yang telah mempersiapkan acara dengan penuh keikhlasan.

​Pada kesempatan yang sama pihaknya mengucapkan selamat atas diresmikannya Baitul Tamwil Muhammadiyah (BTM) Kantor Kas Pandanarum yang dipimpin oleh Aman Budiyono, S.E. Kehadiran BTM diharapkan mampu mendorong percepatan dan peningkatan ekonomi warga Pandanarum dan sekitarnya.

​Secara tegas Hamdani berujar bahwa kehadiran jamaah dari berbagai pelosok mulai dari Sawangan, Bakulan, Ngasinan, Sinduaji, hingga Lawen merupakan bentuk nyata dakwah bil hal (dakwah dengan perbuatan) melalui pengorbanan waktu, pikiran, dan tenaga.

​Dirinya juga mengajak seluruh warga Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di Pandanarum dan Kalibening untuk terus optimis serta bersemangat memajukan persyarikatan sesuai tema pengajian mengenai motivasi ibadah dan ciri insan berkemajuan.

Camat Pandanarum, Agung Dwi Antoko, S.Sos., turut menyambut positif peresmian BTM ini. Menurutnya, BTM hadir sebagai solusi nyata di tengah maraknya fenomena pinjaman online (pinjol) ilegal dan praktik rentenir yang meresahkan warga. Selain isu ekonomi, Camat juga mengimbau warga untuk waspada menghadapi puncak musim kemarau terutama krisis air dan potensi kebakaran serta mengapresiasi kerukunan antarormas di Pandanarum.

Ketua KSPPS BTM Banjarnegara, Aman Budiyono, S.E., menegaskan inklusivitas BTM yang siap melayani seluruh lapisan masyarakat, baik warga Muhammadiyah maupun non-Muhammadiyah, dengan mengusung slogan “Melangkah Bersama Meraih Berkah”. Dalam rangka pembukaan, BTM menggelar program promo hadiah menarik bagi nasabah baru selama satu minggu penuh dan menargetkan status kantor kas ini kelak dapat berkembang menjadi cabang mandiri.

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banjarnegara Drs. H. Sobri menghadiri gelaran Pengajian Ahad Kliwon di Batur Pandanarum. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menjadi ajang konsolidasi umat sekaligus silaturahmi antar pimpinan dan warga persyarikatan se-Kabupaten Banjarnegara.

​Dalam sambutannya, Ketua PDM Banjarnegara menekankan pentingnya peran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) sebagai ujung tombak dakwah persyarikatan.

​Ucapan terima kasih disampaikan kepada Ustaz. dr. Ibnu Sholeh atas kehadirannya di Pandanarum di tengah kesibukan mobilitas dakwahnya, Camat Agung beserta istri, anggota DPRD Pak Sodikin, serta Kapolsek Pandanarum. Apresiasi juga diberikan kepada jajaran pimpinan cabang, ranting (Pandanarum, Kalibening), MUI, serta perwakilan organisasi keagamaan seperti NU dan Syarikat Islam.

​Muhammadiyah bergerak secara riil dan hidup di tingkat ranting dan cabang. Ranting merupakan tempat bernaung warga dan pimpinan persyarikatan secara langsung, sehingga pembinaannya harus dioptimalkan melalui majelis taklim, rutinitas pengajian, dan musyawarah persyarikatan.

​Semangat Penggembira (Gembira Bersama): Keaktifan warga Banjarnegara ditunjukkan dari partisipasi aktif dalam agenda besar persyarikatan, seperti mengirimkan lebih dari 500 penggembira Nasyiatul Aisyiyah (NA) pada Muktamar di Solo serta lebih dari 600 penggembira Tapak Suci pada Muktamar di Semarang.

​Persyarikatan diharapkan tidak hanya berfokus pada aktivitas administratif atau keuangan, tetapi juga hadir membina masyarakat agar semakin sejahtera secara spiritual dan ekonomi.

​Pengajian berkala yang diselenggarakan secara bergiliran dari ranting ke ranting ini diharapkan dapat terus membakar semangat dakwah dan mempererat tali silaturahmi warga Muhammadiyah di wilayah Banjarnegara atas.

Tausiah Utama: Motivasi Ibadah, Fikih Lingkungan, dan Insan Berkemajuan

Puncak acara diisi dengan tausiah interaktif oleh Ustaz Dr. H. Ibnu Sholeh, M.A., M.P.I., M.H. (Anggota Majelis Tabligh PWM Jawa Tengah / Akademisi). Mengangkat tema “Motivasi Ibadah dan Ciri Insan Berkemajuan”, beliau menyampaikan sejumlah poin strategis:

Topik Utama

Poin Penekanan & Program Nyata

Fikih Lingkungan & Sampah Mengajak jemaah menjaga kebersihan (An-nazhafatu minal iman). Beliau membagikan best practice pengelolaan sampah di Ranting Klegen Pemalang (daur ulang sampah jadi bahan pangan gratis) serta budidaya maggot oleh MPM.

 

Karakter Insan Berkemajuan Berpikir optimis (tafa’ul), terbuka (open-minded), tidak anti-budaya lokal selama sesuai syariat, serta adaptif terhadap kemajuan sains dan teknologi (seperti penerapan Kalender Hijriah Global Tunggal/KHGT).

 

Pengawalan Program MBG Mendorong Muhammadiyah Banjarnegara memperluas kapasitas dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini berjumlah 6 unit, dengan standar gizi teruji dan keandalan tanggap bencana.

 

Inovasi & Pendidikan Mengapresiasi inovasi pengobatan kanker tanpa kemo di RS Roemani Semarang, teknologi rudal di UMY, hingga persiapan pendirian pabrik infus dan minyak goreng mandiri.

 

Pentingnya Menuntut Ilmu Mendorong kader untuk terus belajar tanpa henti sebagaimana perjalanan akademis beliau di bidang hukum untuk penguatan advokasi dan kepemimpinan.

 

 

Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah, menghargai jasa para pimpinan bangsa dari masa ke masa, serta membuka sinergi luas dengan NU, Syarikat Islam, dan aparat kepolisian dalam memberantas penyakit sosial seperti judi online, narkoba, dan pinjol. Bagi warga yang terjerat masalah hukum keuangan, LBH Muhammadiyah juga disiap-siagakan untuk memberikan bantuan hukum pro bono.

Pengajian yang diselingi melantunkan syiir Jawa dan ice breaking jargon “Ber-Muhammadiyah, Berkemajuan” ini ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan dan kemajuan masyarakat Pandanarum serta Banjarnegara.

Kontributor: Mister Kismadi, S.E. (MPI PCM Kalibening / KMM PDM Banjarnegara)

Editor: Dhimas

Mungkin Anda Suka