PDM Banjarnegara Hadiri BIMTEK SIM SATUMU PWM JATENG di UMS

Ditulis oleh Dhimas

Seorang Perawat di Klinik Utama PKU Muhammadiyah Merden

5 January 2026

Surakarta, 4 Januari 2025, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah menggelar Acara Bertajuk Bimbingan Teknis (BIMTEK) SIM SATUMU, acara ini digelar di Edutorium lantai 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Pada kesempatan ini, PDM Banjarnegara mengirimkan delegasi sebanyak 4 orang, yakni Drs. H. Sobri selaku Ketua PDM, Arifin (LPCR), Zidan (Agen SatuMu) dan Dhimas (MPI).

Sambutan Dekan UMS Prof. DR. Anam Sutopo mewakili Rektor UMS yang berhalangan hadir, menyambut hangat  kedatangan para peserta Bimtek, “UMS berkomitmen untuk mendukung sepenuhnya agenda persyarikatan Muhammadiyah”.

Agenda ini merupakan bagian dari modernisasi persyarikatan, sehingga SIM Satumu merupakan wujud modernisasi, di mana MPI memiliki kewajiban dalam menggerakkan program ini.

Kegiatan ini merupakan sinergi indah antara UMS dan persyarikatan, baik di tingkat pusat, wilayah, daerah hingga cabang dan ranting.

“Semoga kita senantiasa bersinergi di berbagai kesempatan.” Ujar Prof. Anam.

Selanjutnya sambutan oleh Drs. Wahyudi M.Pd selaku perwakilan dari PWM Jawa Tengah menuturkan, bahwa  Muhammadiyah sudah dikenal sebagai organisasi Islam yang modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Persyarikatan Muhammadiyah merupakan organisasi modern, di mana hal ini memiliki ciri khas adaptif terhadap perubahan zaman. Kita bisa cermati bahwa Kiai Dahlan merupakan Kiai yang inovatif, salah satunya saat Kiai Dahlan mengubah arah kiblat.

“Wajar jika saat ini PWM mengundang seluruh PDM dalam rangka mengikuti BIMTEK SATUMU, karena di program tersebut ada integrasi dari Pimpinan Pusat hingga Pimpinan Ranting” tutur Wahyudi.

Hal ini berujuan agar Muhammadiyah memiliki tata Kelola administrasi yang baik, harapanya kita akan mengetahui jumlah anggota persyarikatan Muhammadiyah.

“Gerakan berbasis digital tidak ada jawaban kira-kira, tapi jawaban pasti sesuai dengan informasi yang valid,” ujarnya.

Keynote Speech dari Prof. Dr. Muchlas, MT selaku Ketua MPI PP Muhammadiyah, kita di Muhammadiyah berada pada fase transformasi digital, dan harus memasuki fase tersebut karena tuntutan kita sudah tidak bisa ditinggalkan, transformasi digital harus diupayakan.

“Operasinal yang masih manual harus bertransformasi dan bertransformasi, melalui smart integration, sehingga tata Kelola di tubuh persyarikatan harus IP based,” tutur Muchlas.

Literasi digital di tubuh persyarikatan merupakan modal dalam melakukan transformasi digital. Kecakapan Digital merupakan aspek yang mendukung pergerakan persyarikatan untuk tetap relevan mengikuti perkembangan zaman.

“Pengambilan keputusan tidak boleh didasarkan perasaan, tetapi Informed Decision-making,”

Pengambilan keputusan secara cepat dan tepat memungkinkan bagi jajaran pengurus untuk melakukan eksekusi atau pengambilan keputusan secara cepat.

Perlu diketahui bahwa Muhammadiyah adalah satu-satunya Ormas yang telah memberikan perlindungan terhadap data digital warga persyarikatan.

Kita akan membangun ekosistem berbasis direktori organisasi Muhammadiyah dengan menggunakan Muhammadiyah ID, untuk masuk ke berbagai platform yang ada, Muhammadiyah ID juga tidak hanya untuk pengurus, tetapi juga bisa digunakan oleh simpatisan.

Kontributor: Dhimas Raditya Lustiono

Editor: Dhimas

Mungkin Anda Suka