Jadi Percontohan, Intip Cara Turba Muhammadiyah Banjarnegara Rombak Sistem Internal

turba muhammadiyah banjarnegara

Ditulis oleh LayarMu

29 June 2026

Bawang-Ratusan jemaah dan pengurus di tingkat akar rumput mendadak dikumpulkan dalam forum krusial pada 28 Juni 2026 demi menyepakati cetak biru transformasi manajemen yang diklaim akan menjadi kiblat baru organisasi. Langkah “radikal” kini tengah dipersiapkan di tingkat daerah untuk mengubah total manajemen organisasi keagamaan konvensional menjadi entitas yang sepenuhnya profesional dan modern.

​ Strategi Transformasi Akar Rumput

​Langkah strategis ini dibahas secara mendalam dalam forum Turun Ke Bawah (Turba) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banjarnegara. Acara penting yang berlangsung di Gedung BA Aisyiyah Bawang dihadiri oleh pengurus Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dari berbagai wilayah, termasuk PCM Bawang, PCM Binorong, PCM Blambangan, PCM Pucang, dan PCM Pagedongan.

​Melalui agenda konsolidasi ini, seluruh elemen organisasi didorong untuk menyamakan persepsi. Mereka berkomitmen untuk meninggalkan pola-pola lama yang dinilai kurang adaptif terhadap perkembangan zaman.

​”Kita tidak bisa lagi mengelola organisasi besar ini hanya dengan modal kebiasaan masa lalu. Harus ada standardisasi baku yang terukur,” ujar salah satu pimpinan pleno, Bapak Agus Hidayat, saat memaparkan materi di atas podium.

​ Integrasi Potensi Aisyiyah dan Pemuda

​Pemandangan mencolok terlihat dari komposisi peserta yang hadir memadati ruangan. Kehadiran kader perempuan dari Aisyiyah dengan seragam kuning khasnya memberikan sinyal kuat bahwa modernisasi ini melibatkan seluruh lini secara inklusif.

​Manajemen modern yang diusung tidak hanya menyasar pada tata kelola administrasi keuangan semata. Transformasi ini juga mencakup digitalisasi data jemaah, optimalisasi aset-aset produktif, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di tingkat ranting.

​ Target Nyata Manajemen Modern

​Pada akhir sesi, seluruh perwakilan PCM yang hadir menyatakan kesiapannya untuk segera mengimplementasikan hasil Turba ini di wilayah masing-masing. PDM Banjarnegara juga akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala guna memastikan sistem baru ini berjalan konsisten.

​Dengan komitmen bersama ini, momentum perubahan tersebut diharapkan dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Terutama dalam bidang pelayanan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi yang menjadi pilar gerakan selama ini.

 

Kontributor: Khafidh Ardian Candra

Editor: Dhimas

Mungkin Anda Suka