Purwareja Klampok – Kekeringan akibat kemarau panjang telah membuat masyarakat terdampak kekeringan menjadikan air bersih sebagai sesuatu yang “mewah”. Kran yang sebelumnya basah oleh air, kini kering karena sumber air mengandalkan bantuan dropping air bersih.
Sepanjang bulan September hingga pertengahan Oktober kali ini. PCPM Purwareja Klampok bersama PCPM Susukan serta KOKAM, bersinergi mengimplementasikan syiar Muhammadiyah, yang dalam hal ini berupa kegiatan dropping air bersih. Astowibowo mengatakan bahwa kegiatan ini perlu dilakukan, selain untuk wujud kepedulian sosial terhadap masyarakat, agenda ini juga dapat menjadi ladang Syiar pergerakan Muhammadiyah.
“Dropping ini penting dilakukan demi terwujudkan kepedulian sosial, serta menjadi ladang syiar persyarikatan Muhammdiyah,” tutur Bowo.
Sejak Jumat, 16 Agustus 2026 tercatat sebanyak 16.700 liter air bersih telah disalurkan ke masyarakat yang terdampak kekeringan, meliputi Desa Panerusan Wetan, Panerusan Kulon, Kalimandi, Klampok, dan Kalikidang.
Baca Juga: Pengajian Ahad Manis PCM Purwareja Klampok. Ustaz Djohar Ajak Jemaah Bersyukur Dalam Segala Hal
Pada kesempatan yang sama, Komandan KOKAM Purwareja Klampok, Aminudin berharap, Semoga hujan lekas turun, karena beberapa titik terdampak kekeringan, mengalami dampak yang parah,
“Semoga hujan segera turun, dan lelah kami menjadi Lillah.” Pungkas Komandan Amin.
Kontributor: Hijran Daffa Izzabik
Editor: Dhimas



